Bendungan Semantok Nganjuk Terpanjang se-Asia Tenggara
▪︎Masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Bendungan Terpanjang
▪︎JATIM-POSMONEWS.COM,-
Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2022 lalu, Bendungan Semantok terletak di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menjadi destinasi wisata favorit selalu ramai pengunjung.
Bendungan terpanjang se-Asia Tenggara ini dibangun bukan hanya bertujuan irigasi saja namun, juga menjadi tempat wisata baru.
Pasalnya disekitar bendungan terletak di salah satu kabupaten di Jawa Timur ini terdapat taman, jogging track, fasilitas olahraga hingga tempat ibadah.
Warga Nganjuk patut bangga, lantara Bendungan Semantok telah resmi ditetapkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai bendungan terpanjang di kawasan Asia Tenggara.
Rekor tersebut berhasil diraih Bendungan Semantok lantaran bendungan ini memiliki panjang 3.100 meter.
Bendungan ini diklaim mampu mereduksi resiko banjir hingga 137 meter kubik per detik dengan luas area genangan 365 hektare. Selain itu, Bendungan Semantok juga diklaim mampu mengairi sawah hingga seluas 1.900 hektare.
Sumber air Bendungan Semantok berasal dari aliran Sungai Semantok yang memiliki panjang kurang lebih 18,19 km.
Menurut pemerintah Kab. Nganjuk, keberadaan Bendungan Semantok ini mampu menyediakan air baku sebanyak 312 liter per detik untuk Kecamatan Rejoso.
Tak main-main, untuk merampungkan proyek ini memerlukan waktu lima tahun dengan dana luar biasa. Bendungan Semantok dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR. Pembangunan Bendungan Semantok ini menghabiskan dana kurang lebih Rp 2,5 triliun.
▪︎Destinasi Wisata Favorit
Kini Bendungan Semantok ramai dikunjungi masyarakat untuk tujuan wisata. Tak hanya menjadi pengelolaan sumber daya air saja, bendungan ini juga menjadi tempat wisata baru di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya.
Masyarakat yang mengunjungi Bendungan Semantok tak hanya disuguhkan pemandangan waduk saja namun, juga pemandangan hutan jati serta view gunung yang indah.
Bendungan Semantok merupakan bendungan ke-30 telah diresmikan pada masa kepresidenan Jokowi. Pembangunan bendungan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pertanian saja. Namun juga dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan pembangkit listrik tenaga air.
”Karena kita tahu apapun yang air adalah kunci, baik untuk pertanian maupun untuk hal-hal yang lalin, listrik, pariwisata, semuanya,” ujar Presiden Jokowi, saat peresmian.
”Oleh sebab itu, semakin banyak bendungan yang kita bangun, kita harapkan produksi pertanian kita semakin baik juga kesejahteraan petani juga akan semakin baik,” sambungnya.
Bendungan Semantok dibangun sejak 2017 dengan anggaran senilai Rp 2,5 triliun. Bendungan Semantok ini dapat menampung 32,6 juta meter kubik dan luas genangan 365 hektare.
”Inilah yang kita harapkan nantinya dengan bendungan ini mestinya yang dibawah, yang nanti terairi,” ujar Presiden Jokowi
”Kalau biasanya panen satu kali, kita bisa panen dua kali.dan kali bisa panen dua kali kita bisa panen tiga kali,” pungkasnya.
Dalam peresmian Bendungan Semantok ini Presiden Jokowi didampingi antara lain oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Nganjuk, Marhaen, pun turut mendampingi saat peresmian bendungan tersebut.▪︎[FEND]

