Wapres Resmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu
▪︎SEMARANG-POSMONEWS.COM,-
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meresmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM di Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa (27/12).
Gubernur Ganjar Pranowo, Jawa Tengah kini memiliki 11 PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) KUMKM.
Ganjar Pranowo mengatakan, keberadaan PLUT ini sangat membantu para pelaku UMKM lebih maju dan berkembang. Melalui PLUT, Ganjar meyakini usaha kecil mikro bisa banyak belajar bersama dan kerja sama.
Keberadaan PLUT KUMKM, lanjut Ganjar, juga telah direplikasi di Jawa Tengah. Ganjar menuturkan saat ini Jateng punya tiga Co-working Space yang dikhususkan bagi pelaku UMKM setempat dan pengusaha rintisan/ calon pengusaha dalam memulai usaha.
“Kami mencoba menjabarkan dan meniru Mentri Teten Masduki, apa yang ada dan kita membuat semacam Co-working space yang ada di Jawa Tengah sehingga Usaha kecil, startup, mikro, semua bisa belajar berusaha,” ujarnya.
Dengan harapan, keberadaan PLUT dan didukung Co-working space, lanjut Ganjar, UMKM di Jateng bisa naik kelas dan menumbuhkan semangat kewirausahaan mandiri dari masyarakat.
“Jika kita ingin membuat usaha kecil mikro untuk naik kelas, PLUT, co-working space yang dimiliki, itu sebenarnya akan meningkatkan usaha kecil dan mikro yang ada sebagai contoh produk yang di buat oleh UMKM,” katanya.
Gubernur Ganjar Pranowo mengungkapkan saat ini terdapat sekitar 4,2 juta unit sektor usaha. Rinciannya usaha mikro menempati porsi paling besar yakni 90,48 persen atau setara 3,37 juta unit yang menjadi penopang perekonomian.
Adapun usaha kecil sebanyak 8,5 persen atau 354.884. Kemudian usaha menengahnya tercatat ada 39.125 atau sekitar 0,94 persen.
“Dengan adanya PLUT, kita harapkan kawan-kawan yang startup, usaha kecil, mikro, lebih banyak bisa datang ke tempat ini untuk memberikan fasilitas, bertanya, atau kolaborasi. Sehingga kita mesti bisa mengukur agar nanti mereka bisa mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk bisa naik kelas dalam berusaha dan penghasilan,” terangnya.
Wapres KH Ma’ruf Amin mengatakan, kehadiran layanan terpadu ini diharapkan menjadi akselerator UMKM yang selama ini ikut menggerakkan ekonomi di daerah masing-masing.
“Jadi saya harapkan umkm tidak terkena stunting lagi, tidak kerdil, tidak berjalan ditempat tapi akan terus berkembang dan menjadi perusahaan yang kebih besar lagi,” ujarnya.
Wapres mengatakan pemerintah punya target kita di tahun 2024, rasio kewirausahaan Indonesia mencapai 3,95 persen. Selain itu, akses keuangan juga mencapai 90 persen, dan memiliki 30juta umkm go digital sebagaimana di era digitalisasi sekarang.
“Wapres menghimbau untuk memanfaatkan keberadaan PLUT ini sebaik-baiknya, sehingga UMKM bisa terus berkontribusi positif memajukan ekonomi daerah dan nasional,” ucap Ma’ruf Amin.
Sebagai informasi, sebelas PLUT yang ada di Jateng antata lain PLUT Pemprov di Purwokerto, kemudian Cilacap, Purbalingga, Kebumen, Sukoharjo, Kota Surakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Semarang dan Purworejo.▪︎(Yant/Ahm)
