Tujuh Rekomendasi Kementerian PUPR Soal Tragedi Kanjuruhan
▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, membeber hasil audit teknis Kementerian PUPR terhadap bangunan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, lokasi hilangnya 132 nyawa suporter dan keamanan dalam Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/22) lalu.
Menurut Basuki Hadimuljono, berdasar hasil audit tersebut, ada tujuh rekomendasi sebagai bahan perbaikan terhadap Stadion Kanjuruhan.
Dari tujuh rekomendasi tersebut, menurut Basuki, tiga di antaranya berkaitan langsung dengan Tragedi Kanjuruhan. Tiga hal tersebut kondisi tangga di tribune.
Ketika Menteri Basuki Hadimuljono meninjau Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, bersama Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, untuk mengaudit atau melakukan evakuasi teknis terhadap bangunan gedung stadion. Lokasi yang ditinjau adalah tempat pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang dilakukan Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG).
Audit dilakukan Menteri Basuki dan Menpora Zainudin dikhususkan mencari tahu penyebab kecelakaan dan mengantisipasi agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.
Usai melakukan audit di Stadion Kanjuruhan, Basuki menyampaikan ada beberapa catatan rekomendasi yang berkaitan dengan faktor keselamatan di stadion tersebut. Salah satunya tidak tersedia pintu darurat yang bisa diakses pentonton apabila terjadi situasi genting.
“Tidak ada pintu darurat, yang ada pintu servis. Enam pintu untuk ambulans atau pemadam itu ada. Tapi tidak bisa diakses oleh penonton yang ada di tribun. Walaupun pintu servis itu besar tetap tidak bisa diakses penonton,” ujar Basuki di Stadion Kanjuruhan, Kamis (13/10/2022).
Dalam agenda audit, Menteri PUPR bersama komite terdiri dari berbagai pakar menyampaikan ada tujuh catatan rekomendasi. Tiga di antaranya berkaitan dengan keselamatan penonton, termasuk pintu darurat.
Catatan rekomendasi berkaitan dengan keselamatan antara lain, evaluasi terhadap tangga tribun ekonomi. Tidak tersedia tangga akses penonton di tribun tersebut. Mereka langsung diarahkan ke tempat duduk tanpa single seat.
Sementara itu Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Riono Suprapto, menegaskan akan segera melaporkan hasil audit Stadion Kanjuruhan Malang, kepada Presiden RI, Joko Widodo, begitu semua proses penelitian dan penelaahan rampung.
“Hasil audit ini merupakan langkah-langkah kami dalam rangka perbaikan keamanan dan keandalan bangunan stadion,” kata Riono dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (13/10/2022).
Dia melanjutkan, tim evaluasi teknis Kementerian PUPR sudah bekerja di Stadion Kanjuruhan sejak sekitar satu pekan lalu.
Mereka memeriksa dan menguji berbagai aspek agar hasil audit itu komprehensif dan menjadi acuan untuk verifikasi stadion-stadion lainnya.
Proses tersebut juga dikawal langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang saat ini berada di Malang untuk memantau langsung peninjauan Stadion Kanjuruhan.
“Pak Menteri memimpin evaluasi itu dalam satu sampai dua hari ke depan,” tutur Riono.
Riono berharap hasil audit Kementerian PUPR bisa membawa angin segar dalam perbaikan stadion-stadion di Indonesia.
“Sehingga ke depan seluruh stadion di Indonesia dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Kita bisa menikmati semua pertandingan yang dilaksanakan oleh PSSI, baik itu di Liga 1 dan lainnya,” kata dia.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menambahkan perbaikan keamanan dan keselamatan stadion di Kanjuruhan maupun lainnya dilakukan berdasarkan masukan pakar dari FIFA dan AFC.
Pakar FIFA yang berada di Indonesia adalah Kepala Konsultan Keamanan dan Keselamatan Stadion FIFA Serge Dumotier.
Ahli dari FIFA juga ditemani sosok-sosok berpengalaman dari AFC seperti Kepala Keamanan dan Keselamatan AFC, Brian Johnson dan Wakil Ketua Gugus Tugas Keamanan dan Keselamatan AFC, Datuk Dell Akbar Khan.
“Kami menerima banyak masukan komprehensif. Insyaallah dengan pendampingan yang terus menerus sepak bola kita pasti akan lebih baik,” tandas Iriawan.**(FEND/AHM)

