Hujan Deras Picu Longsor di Jember, Fondasi Rumah dan Irigasi Ambrol

▪︎ JEMBER – POSMONEWS.com,-
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Jember dalam sepekan terakhir memicu bencana tanah longsor di dua titik berbeda, yakni Kecamatan Tanggul dan Sumberbaru.
Meski tidak memakan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada fondasi rumah warga serta infrastruktur irigasi.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jember, titik pertama berada di Dusun Tekoan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Longsor di wilayah ini merusak plengsengan saluran irigasi sepanjang 50 meter dan berdampak pada penurunan fondasi rumah milik Taufiequrachman (34).
“Pemicunya adalah hujan intensitas tinggi sejak beberapa hari lalu yang menyebabkan retakan awal, hingga akhirnya plengsengan irigasi menurun dan menyeret fondasi rumah di sekitarnya,” ujar Firman Arifianto, petugas Pusdalops BPBD Jember, Senin 13 April 2026 lalu.
Sementara itu, di Dusun Sumber Kijing, Desa Pringgowirawan, Kecamatan Sumberbaru, longsor mengakibatkan fondasi rumah milik Muhamad Muhni (32) ambrol total. Tebing penahan di samping rumahnya longsor dengan dimensi tinggi 2 meter dan lebar 4,5 meter setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras pada tengah malam.
Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember langsung melakukan kaji cepat dan menyalurkan bantuan logistik darurat berupa terpal serta puluhan karung pasir.
“Langkah darurat sudah dilakukan dengan pemasangan terpal untuk menutup area retakan guna mencegah air masuk dan memperparah longsor. Kami juga mendistribusikan 50 karung untuk pembuatan tanggul sementara,” lanjut Firman.
Saat ini, warga setempat bersama petugas telah bergotong royong membersihkan material longsoran. Untuk penanganan jangka panjang, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna perbaikan permanen pada infrastruktur irigasi yang rusak.
BPBD Jember mengeluarkan peringatan bagi warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai dan perbukitan untuk tetap siaga. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan retakan tanah baru, mengingat potensi hujan susulan yang diprediksi masih akan terjadi di wilayah Jember.▪︎(FEND)



