Getol Aksikan Sosial Diskusi dan Promosi Positif Daerah Malang
▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Media sosial atau jejaring sosial di portal online bagian dari gaya hidup untuk promosi produk, sekarang ini.
Hal ini yang membuat sosok Mansur Hadipuro,S, Sos., seorang penggiat media sosial getol mengajak ratusan desa di Kabupaten Malang bersama, Asosiasi Kepala Desa AKD Kabupaten Malang di bawah kepemimpinan Hasan Bashori (Kades Bululawang), untuk membuat portal berita informasi secara menyatu di laman media center AKD 390 wilayah desa dan kelurahan se Kabupaten Malang.
Kabupaten Malang sediri memang memiliki 390 desa dan Kelurahan dengan 33 kecamatan.
“Selama ini kami bersama dukungan beberapa Forkopimda baik Kodim dan Polres membangun portal positif di desa-desa serta elemen lainnya membuat penyatuan informasi positif di desa-desa,” ungkap Mansur yang juga Ketua Umum sebuah yayasan yang bergerak bidang multimedia tersebut, Senin (12/09/2022).
Menurut beberapa keterangan sumber, saat ini portal yang dibangun memilih viewer puluhan ribu akun media sosial.
“Kami beserta para pengurus AKD tidak serta Merta membuat program sosial informasi ini, tapi kami sudah memohon restu dukungan bukan hanya semua desa yang ada di kabupaten Malang tapi pihak Bupati, Kapolres hingga Dandim dengan harapan informasi yang kami bangun bersama ini membantu dan terbantu oleh kerjasama semua pihak. Bahkan Ketua PCNU Kabupaten Malang saja sudah kami mintai restu serta kerjasama dakwah kebangsaan terkait portal AKD 390 ini,” urainya.
Selaku tim pembantu di bawah Ketua dewan redaksi Didit Mulyo Santoso, SE ( Kades Jatirejoyoso Kepanjen) di media center AKD390 ini, Mansur selaku staf di sekretariat DPRD selepas dinas, disela sore malam intens berkunjung ke beberapa kawasan desa untuk membuat diskusi terkait mekanisme bagaimana membuat informasi positif pembangunan desa dan kelurahan dan sisi sukses para kepala desa yang ada.
“Semoga semakin hari media center kepala desa ini bisa bermanfaat untuk 3 pilar serta OPD yang melaksanakan kegiatan di desa-desa, tujuannya masyarakat milenial dengan Gatget mudah mendapatkan informasi terkait perkembangan desa cukup melalui ponsel yang genggam masyarakat,” tutupnya.**(ahm/lis)


