Kentrung Ki Toro di Festival Seni Santri Lesbumi 2022
▪︎Tonggak Kebangkitan Kentrung di Jatim
▪︎SIDOARJO-POSMONEWS.COM,-
Penampilan Kentrung Ki Toro dari Sidoarjo di panggung utama “Pasar Murah & Festival Seni Santri Lesbumi 2022” di Alun-alun Sidoarjo Senin (21/3) tadi malam, menjadi tonggak kebangkitan seni kentrung di Jatim.
Ini dikatakan Ketua PW Lesbumi NU Jatim Nonot Sukrasmono saat dimintai pendapatnya tadi pagi.
Menurut Nonot, kehadiran Kentrung Ki Toro cukup memenuhi kerinduan masyarakat terhadap seni kentrung di Jatim. “Ini semoga jadi tonggak kebangkitan kentrung, karena di Jatim sendiri kentrung semakin langka, ” katanya.
Nonot menambahkan, selain Sidoarjo, sejumlah kota di Jatim dikenal dengan seni kentrungnya.
“Kentrung Bugimah Tulungagung sudah tidak ada lagi penerusnya, Kentrung Ontang Anting dari Tuban pun sudah punah, tidak ada regenerasi, begitu pun kentrung di Jombang maupun Kediri, kami sangat prihatin, ” paparnya.
Nonot berharap, kehadiran Kentrung Ki Toro Sidoarjo di Harlah ke-60 Lesbumi 2022 Senin (21/3) tadi malam, bisa menggairahkan kembali seni kentrung.
“Kentrung sebenarnya tersebar di wilayah Mataraman (kulonan), area budaya Arek, Pesesir Utara (pandalungan) maupun Selatan. “Selain Lesbumi, perlu campur tangan Pemerintah daerah untuk ikut melestarikan kesenian kentrung ini,” amatnya.
Kegiatan “Acara Pasar Murah & Festival Seni Santri Lesbumi 2022” itu sendiri digelar 11 hari tanggal 18-28 Maret 2022.
Kegiatan yang dimeriahkan pasar murah, kuliner, sembako murah ini juga dalam langka slametan ruwah dan Harlah ke-99 NU.**(dah)


