Berita

Vaksinasi di SDIT Al Ibrohimi Gresik, Siswa Dihibur Badut dan Doraemon

GRESIK-POSMONEWS.COM,-
Upaya pemerintah memvaksin anak usia 6-11 tahun sudah dilaksanakan serentak di berbagai daerah, ternasuk di wilayah Jawa Timur.

Di Kota Pudak Gresik, misalnya, Forkopimcam Manyar, juga sudah siap melaksanakan serbuan vajsinasi untuk anak-anak tersebut. Bahkan mereka mempunyai ide kreatif, dengan menghadirkan sosok badut lucu dan doraemon tokoh kartun idola anak-anak di SDIT Al Ibrohimi, Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Upaya ini sengaja dilakukan untuk menarik antusias anak-anak usia 6-11 tahun. Selain menghibur juga agar dengan senang menerima dosis vaksin Covid-19.

Om Badut dengan hidung tomat warna merah menghibur siswa-siswi SDIT Al Ibrohimi dengan aksi sulap dan kuis berhadiah susu dan balon kreasi.

Gelak tawa gembira anak-anak SD ini pun menyemarakkan jalannya vaksinasi. Satu per satu mereka tertip mengantri memasuki ruangan vaksin.

Tiba di depan meja pelayanan vaksin, anak-anak ditemani doraemon didampingi Polisi dan TNI dari Polsek Manyar dan Koramil 0817/06 Manyar.

Dari pantauan posmonews.com, giat vaksinasi ini diwarnai pernik-pernik kejadian yang lucu. Maklumlah karena yang divaksin adalah anak-anak yang masih awam. Jadi ada yang berani ada pula yang menangis tersedu-sedu sembari duduk di lantai.

Spontan Kanit Binmas Aiptu Fahrur Rozi menghampiri siswa yang menangis untuk menghibur dan merayu agar berani disuntik vaksin.

Sebut saja, Faisal (7), siswa kelas 1 C, tak kuasa menghentikan derai air mata. Ketika ditanya Aiptu Rozi, anak mengenakan seragam Pramuka dan peci hitam berlogo bendera merah putih ini mengaku takut disuntik.

“Ayo digendong Pak Polisi,” kata Rozi merayu lalu membopongnya kedepan vaksinator untuk menerima dosis vaksin Covid-19.

Ternyata cara Polisi berkumis tebal itu tidak juga berhasil menghentikan tangisan sang bocah. Seakan tidak kehabisan akal, Faisal kembali digendong ke spot foto bertuliskan “saya sudah divaksinasi Covid-19” didalam ruangan aula lingkungan sekolah SD Islam berlantai tiga.

Ternyata, foto bersama doraemon justru mampu menghentikan tangis Faisal. Iya, siswa kelas 1 ini ternyata mengidolakan tokoh kartun di layar kaca tersebut.

Ada lagi, Mohammad Al Hafidzi (7), siswa duduk di bangku kelas 1 C, malah mengaku disuntik vaksin tidak sakit. Ia menunjukkan balon hias hadiah dari Om Badut dan kartu vaksin.

“Disuntik vaksin tidak terasa sakit, senang ada Om Badut dan doraemon di sekolah,” kata Hafidzi ketika diwawancarai awak media.

Sementara Kepala UPT Puskesmas Manyar, dr Ovaldo Kurniawan, didampingi Forkopimcam Manyar mengatakan hari ini mengadakan vaksinasi Covid-19 kepada anak-anak.

“Alhamdulillah, kami dari Puskesmas Manyar bersama Forkopimcam Manyar mengadakan vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 6-11 tahun di SDIT Al Ibrohimi dengan sasaran sebanyak 370 anak,” kata dr. Aldo, Jumat (17/12/2021).

Ia menerangkan bahwa vaksin yang diberikan adalah jenis Sinovac dosis pertama. Pelaksanaannya akan diselesaikan hari ini.

Aldo berharap dengan adanya vaksinasi ini, pandemi Covid-19 segera berakhir. Namun ia juga mengingatkan masyarakat, meskipun sudah menerima vaksin tidak boleh abai protokol kesehatan.

“Karena sekarang telah muncul varian baru Covid-19 yaitu omicron yang menjadi ancaman kita bersama,” tandasnya.

Senada, Ahmad Jamhari Kepala SDIT Al Ibrohimi mengapresiasi upaya Forkopimcam Manyar dalam memotivasi anak-anak didiknya agar antusias menerima vaksin Covid-19.

“Terima kasih, siswa-siswi SDIT Al Ibrohimi sangat bersyukur bisa menerima dosis vaksin di sekolah. Alhamdulillah, inovasi Forkopimcam Manyar berhasil menambah semangat anak-anak untuk tetap sehat terhindar dari corona,” pungkasnya.
**(Danar SP/zub)

Related Articles

Back to top button