Jalan Tol Elevated Cikunir–Ulujami Beroperasi 2023

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan konstruksi Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir–Ulujami akan dioperasikan paling cepat pada 2023. Sejauh ini, proyek tersebut sedang dalam tahap pelelangan investasi.
Seperti diketahui, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah menetapkan konsorsium PT Marga Metro Nusantara, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), dan PT Acset Indonusa Tbk. (ACST) sebagai entitas yang lolos tahap prakualifikasi. Keempat perusahaan karya tersebut merupakan entitas yang memprakarsai pengusahaan jalan tol ruas tersebut.
“Target penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol [PPJT] pada kuartal I/2022. Proses konstruksi ditargetkan [rampung] pada 2023–2025,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, Selasa (10/8/2021).
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pemrakarsa memiliki keistimewaan dalam proses pelelangan, yaitu hak menyamakan penawaran atau right to match. Selain itu, pemrakarsa juga mendapat bobot penilaian lebih tinggi 10 persen dibandingkan dengan peserta lain.
Sebanyak 85 persen dari kepemilikan Tol JORR Elevated Cikunir–Ulujami akan diberikan pada konsorsium pemenang lelang. Dengan kata lain, dukungan yang diberikan oleh pemerintah adalah 15 persen dari total nilai proyek.
Hedy menyampaikan, pihaknya telah memberikan fasilitas penjaminan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Hal tersebut berguna agar risiko yang diterima investor untuk mendukung konstruksi ruas tersebut berkurang.
Risiko yang dimaksud Hedy adalah risiko pengadaan lahan, perubahan hukum atau regulasi, keterlambatan penyesuaian tarif, dan keadaan kahar. Selain itu, penjaminan tersebut juga dapat meningkatkan kelayakan kredit dan bankability proyek JORR Elevated Cikunir–Ulujami.
**(fend)



