China Temukan 1.000 Artefak di Makam Kuno

162 dibaca

Lebih dari 1.000 artefak berhasil digali dari sebuah situs makam di Provinsi Qinghai, China barat laut.
Arkeolog mengatakan temuan itu mengindikasikan bahwa provinsi tersebut dahulu menjadi pusat penting bagi Jalur Sutra kuno.

Temuan di Makam Nomor Satu  Xuewei tersebut, yang menjadi bagian dari Makam Reshui di Wilayah Dulan, mencakup peralatan perak, gelas, dan tekstil.

“Keterampilan dan desain pada beberapa artefak halus yang ditemukan di makam tersebut memiliki ciri etnik Asia Tengah dan Barat,” ujar Han Jianhua, peneliti associate di Institut Arkeologi di bawah Akademi Ilmu Sosial China.

Makam multiruang itu merupakan struktur dari kayu dan batu yang terdiri dari dua bagian, yakni level dasar dan level bawah tanah sebagaimana dilansir dari Xinhua.

Han menambahkan sebuah lubang panjang untuk pengorbanan ditemukan di makam tersebut, tempat di mana beberapa kuda, sapi, antelop, dan yak dikubur.

“Makam Nomor Satu Xuewei adalah makam yang secara struktural paling utuh yang pernah digali di Daratan Tinggi Qinghai-Tibet,” ujar Han.

Dia menambahkan bahwa makam ini bernilai tinggi bagi penelitian tentang adat pemakaman di kawasan tersebut, hubungan antara Dinasti Tang (tahun 618 hingga 907) dan etnik minoritas, sejarah transportasi Jalur Sutra, serta pertukaran barang dan kebudayaan di masa itu.

“Menilai dari artefak-artefak ini, kami meyakini bahwa makam tersebut berasal dari pertengahan abad ke-8,” kata Han.

“Makam ini termasuk makam mewah, mungkin milik seseorang setingkat kepala suku,” imbuh Han.

Ditemukan pada 1982, makam Reshui berasal dari era antara abad ke-6 hingga ke-8. Makam tersebut terletak di kedua sisi Sungai Qagan Us di ketinggian 3.400 hingga 3.500 meter di atas permukaan laut.
(kmp/za)