Berita

Bupati Sanusi Lantik 197 Pejabat di Lingkungan Pemkab Malang

MALANG-POSMONEWS,-
Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat Pratama di lingkugan Pemerintah Kabupaten Malang, menjadi peluang bagi aparatur sipil negara (ASN) yang ingin menjadi kepala dinas (kadis).
Jumlah yang dilantik 197 pejabat eleson 2 orang dan camat 2 orang. Pelantikan digelat di Pendopo Peringgitan, (19/11/21).

Ada sebelas jabatan eselon IIB sementara ini masih kosong dan masih PLT. Bahkan ada yang sudah 1 tahun lebih menjabat PLT sebagai mana Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sementara itu, Bambang Istiawan BPBD baru sebagai Kepala Dishub juga PLT dan Dr. Agung Purwanto, sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Sebelas jabatan kosong; Direktur RSUD Kanjuruhan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana.

Kekosongan pucuk pimpinan di RSUD dan sepuluh dinas itu disebabkan dua faktor, yakni pejabat lama pensiun atau kena mutasi.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Malang, Dr. Wahyu Hidayat, saat dikonfirmasi setelah selesai pelantikan mengatakan, bahwa pengisian kekosongan itu sudah diajukan ke KSN dan mekanismenya sudah dilalui semua.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, saat bersama Sekda setelah selesai acara pelantikan mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan skema pengisian jabatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.

”Dalam waktu dekat kami melakukan job fit maupun seleksi terbuka. Namun saya belum bisa memastikan kapan (pelaksanaannya). Dalam waktu dekat ini, bupati juga akan segera melantik pejabat fungsional,” ungkapnya.

Masih menurut Kepala BKPSDM,
persoalan pengisian (jabatan kosong) itu pasti dilakukan, karena setiap tahun ada yang pensiun. Artinya mutasi dan rotasi itu tetap berjalan.”Tanggal pastinya masih kami bahas terus,” kata Nurman.

Ada yang menarik dalam pengisian kekosongan jabatan di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepala Bidang Tenaga Teknis Pendidikan dan baru beberapa hari dijabat tadi yang dilantik Samsul Arifin, SH. Disinyalir karena kekosongan dan rangkap jabatan kepala sekolah SDN dan SMPN tak kunjung selesai.

Dalam sambutannya Bupati Malang, Drs. HM. Sanusi, menegaskan dimasa kepemimpinannya ini tidak akan ada lagi sistem “titip” untuk penempatan jabatan dan bayar.

“Jika ada laporkan saya, uangnya saya kembalikan penuh. Pemilihannya akan didasarkan pada skill dan kinerja masing-masing aparatur sipil negara (ASN). Tujuannya agar tonggak kepemimpinan setiap OPD dipegang oleh sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Sehingga bisa membuat suatu terobosan-terobosan untuk warga Kabupaten Malang, menuju Malang Makmur,” kata Sanusi.

Politisi PDIP itu menambahkan, saat ini sudah mulai melakukan asesment terhadap kandidat-kandidat calon kadis. Dia mengancam akan menggeser posisi seorang kadis, jika dalam penilaian kinerja yang bersangkutan punya nilai merah.

“Kinerja camat bisa meningkat betul apalagi masa Pandemi Covid-19, saya akan promosikan sebagai eselon II,” tegas HM. Sanusi.

“(Penilaian) itu ada di SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan) sudah kami evaluasi jabatan, itu sudah ada nilainya masing-masing,” tambahnya.**(ahmad/ade)

Related Articles

Back to top button