Khofifah Minta ASN Terapkan ‘Lateral Thinking’

136 dibaca

SESUAI arahan Presiden Joko Widodo, seluruh ASN harus membuat inovasi dan juga melakukan perubahan, agar percepatan layanan masyarakat bisa terwujud. Percepatan layanan itu salah satunya bisa dilakukan dengan maksimalisi pemanfaatan teknologi. Hal itulah yang diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika memberikan arahan pada ASN Pemprov Jawa Timur untuk berpikir lateral (lateral thinking) atau berpikir melompat, saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT KORPRI ke 48, di halaman Grahadi, Senin (2/12) pagi.

“Salah satu arahan Presiden Jokowi yang perlu kita sampaikan yaitu bagaimana kita menguatkan lateral thinking atau berpikir melompat. Arahannya adalah ASN harus melakukan inovasi dan harus melakukan perubahan. Jadi membiasakan format lateral thinking, berpikir melompat,” kata Khofifah.

Dalam bekerja ASN tidak hanya sekedar melakukan yang lebih baik dari kemarin. Akan tetapi harus mempunyai trobosan-trobosan dan inovasi yang lebih baik dari negara lain. Oleh sebab itu berpikir melompat jauh kedepan harus menjadi poin penekanan dalam cara kerja ASN. Pasalnya saat ini tantangan dalam penerapan lateral thinking dalam bekerja senantiasa dalam format struktural. Dimana cara kerja dan kordinasi birokrasi harus sesuai dengan jenjang stuktural birokrasi. Sehingga terkesan strukturalis. Saat ini dibutuhkan format agar lebih fungsional.

Orang nomer satu di Jawa timur ini menuturkan bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat. Orientasinya bukan ke prosedur melainkan pada hasil nyata. Selain itu. juga disampaikan kepada segenap ASN Pemprov Jawa Timur adalah terkait pemangkasan birokrasi yang menjadi salah satu program prioritas nasional. Pemangkasan birokrasi ini akan diawali dengan pemangkasan eselon III dan IV dengan pengalihan pejabat struktural eselon III dan IV menjadi pejabat fungsional. Hal ini membuat lama alur birokrasi menjadi pendek dan cepat. Terutama terkait layanan perizinan dan investasi.

“Kita sedang melakukan penataan di organisasi kita khususnya sektor yang secara stuktural akan ada pemangkasan di eselon III dan IV. Tapi pemangkasan ini hanya pada tataran yang ada di pelayanan perijinan dan investasi. Hal-hal yang sifatnya administratif tidak masuk di dalamnya. Meski ada pemangkasan kita sampaikan bahwa tidak akan ada penurunan kesejahteraan,” pungkas Khofifah. HARIS