Presiden Jokowi Tetapkan KH. MASYKUR Jadi Pahlawan Nasional

138 dibaca

Jakarta-posmonews.com-Presiden Joko Widodo menetapkan KH. Masykur sebagai pahlawan nasional. Ada selaksa kisah perjuangan putra pertama H. Maksum tersebut. Mulai dari medan perang hingga kiprah sebagai pejabat politik.

Namun ada satu sisi perjuangan dari Kiai Masykur yang dilakukan sedari muda; pendidikan. Menginjak usia 25 tahun, ia mendirikan Madrasah Misbahul Wathan (pelita tanah air). Dari madrasah yang berjejaring dengan Nahdlatul Wathan-nya Kiai Wahab Chasbullah itu, lahir para pejuang bangsa dan agama selanjutnya. Hingga saat ini, madrasah itu terus berkembang. Menjadi salah satu sekolah favorit di Malang. Dari TK hingga Menengah Atas.

“Pendidikan ini memang merupakan fitrah manusia. Manusia sonder pendidikan, tidak akan menjadi manusia. Contohnya, orang bodoh itu gampang dijajah. Karena pendidikan kita yang masih terbelakang kita dijajah Belanda selama 300 tahun lebih. Padahal Islam tidak menghendaki penjajahan. Karena itu, begitu keluar dari pesantren, saya mendirikan sekolah,” ujar Kiai Masykur sebagaimana ditulis Ahmad Rohani di majalah Amanah No.4, 29 Agustus – 11 September 1986.

Ya, pendidikan menjadi concern penting Kiai Masykur. Hingga akhir hayatnya Perintis Universitas Islam Sunan Giri Malang (kini dikenal dengan UNISMA) itu, masih berkecimpung di dunia pendidikan. Menjelang wafatnya, 19 Desember 1992, ia masih tercatat sebagai dewan kurator di Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta.

Pengabdian Kiai Masykur di dunia pendidikan inilah yang membuat namanya terus dikenang. Husnu Mufid