Penerima Dana Hibah Diknas Kab Malang Didugaan Beralamat Fiktif
MALANG-POSMONEWS,-
Diduga ada lembaga cukup bergengsi penerima dana hibah dari Diknas Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggunakan alamat fiktif, sejak April 2021.
Pada tahun 2020 lalu, lembaga tersebut memperoleh bantuan operasional dari dana hibah Dinas Pendidikan sebagaimana tulisan beberapa waktu yang lalu.
“Pada tahun 2020 pemeriksaan BPK memang benar adanya, juga sesuai dengan alamat Kop Surat tertulis jelas dan tidak ada masalah,” ungkap salah satu anggotanya.
Namun bulan April 2021, lembaga tersebut telah mengganti alamat dan nomor telepon dinas sebagai tempat kantornya.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Dr. Suwandi, didampingi Kasubag Tata Usaha, Slamet Ebut menjelaskan bahwa dulu pernah meminta untuk menempati salah satu ruangan di Diknas, tapi di Diknas tidak ada ruangan kosong.
“Sampai sekarang belum ada komunikasi lagi dan sampai sekarang saya mengatakan tidak ada Kantor Dewan Pendidikan di Diknas Kabupaten Malang,” tegas Suwandi.
Lembaga penerima bantuan dana hibah tersebut dua pengurus intinya rangkap jabatan. Saifuddin Zuhri rangkap jabatan kepala sekolah sebagai mana SK Bupati sebagai Bendahara 2.
Saifuddin Zuhri rangkap jabatan sudah diproses Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Maman Satuman menurut SK Bupati sebagai wakil ketua karena ketuanya meninggal dan dia sekarang sebagai ketua dan rangkap jabatan sebagai pengurus inti Dewan Masjid di Kabupaten Malang.
“Kami terus ikuti perkembangan informasi ini. Kejaksaan sebaiknya segera turun tangan untuk memeriksa lembaga tersebut. Harus dilakukan supaya terjadi pencegahan dini terhadap tindak pidana korupsi,” ungkap Heri kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).
Menurutnya, Hari LSM harus menelusuri lembaga tersebut yang diduga beralamat fiktif. Sebab lembaga yang mendapat dana hibah pemerintah sedianya wajib menggunakan alamat asli sesuai domisilinya.
“Berbahaya jadinya jika alamat fiktif diberi untuk operasional dan segala kegiatan, jika terjadi sesuatu tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tutupnya.**(ahmad/jono/ade)