Poktan Lamongan Dimanjakan Bantuan Alsintan Modern
▪︎ Bupati Yes: Harus Siap Amankan Swasembada Pangan

▪︎ LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Sebagai upaya menghadapi perubahan musim dan mengamankan swasembada pangan, Pemerintah Pusat merealisasikan salah satu rencana aksi Pemkab Lamongan dengan memberikan bantuan Alsintan (alat dan mesin pertanian) untuk Poktan (kelompok tani) di Lamongan.
Menyerahkan secara simbolis mesin rotavator kepada tujuh Poktan Lamongan pada Kamis (11/5) di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak untuk terus bergerak menggunakan teknologi pertanian dan sistem yang lebih modern.
“Jadi ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari dari rencana aksi yang kita buat dalam rangka menghadapi musim kering atau perubahan cuaca ekstrem yang akan datang. Ini yang kita berikan ada 18 pompa, rotavatornya ada 13, hand traktornya ada 23 cukup banyak, irpom (irigasi perpompaan) dan irpip (irigasi perpipaan) itu ada 181 irigasi, yang nanti secara serentak akan dilakukan pemasangan di tempat-tempat untuk bisa mengambil air terutama di daerah-daerah yang tadah hujan, kemudian juga ada kombi sementara ini baru 3,” ungkap Pak Yes.
Diterangkan Pak Yes bahwa pemberian bantuan ini termasuk respon baik dari pemerintah pusat, karena Lamongan dianggap sebagai lumbung pangan dan berhasil panen di luasan 193 ribu hektar dari luas baku sawah yang hanya 95 hektar, melampaui target luas tambah tanam pemerintah.
“Indeks pertanaman kita ada 2,1 mengalami kenaikan yang cukup drastis dari 1,64. Pada tahun ini kita di target untuk luas tambah tanam yang naik sangat signifikan, dari 193.000 naik menjadi 233.384 artinya kenaikan ini harus terus kita upayakan, beberapa langkah kita membuat rencana aksi termasuk hari ini pemberian bantuan alat-alat pertanian, sarana prasarana pertanian, pemilihan bibit yang baik, termasuk program pemupukan secara serentak, semoga pupuk tersedia dengan lancar tidak ada kendala, juga pemberantasan hama,” imbuhnya.
Tentu upaya-upaya ini juga dilakukan sebagai bentuk transformasi pertanian Lamongan menjadi pertanian modern, dengan harapan panen masyarakat lebih besar, NTP (niali tukar petani) lebih besar, dan masyarakat semakin banyak memperoleh manfaat.
Lebih lanjut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito, bahwa bantuan ini tidak diberikan untuk individu melainkan kepada Poktan yang ada di Lamongan.
“Bantuan pertanian ini berbasis Poktan, bukan individu,” ucapnya.
Tujuh kelompok tani yang pada kesempatan tersebut menerima secara simbolis bantuan traktor roda crawler (rotavator) ini yakni Poktan Harapan Makmur Dumpiagung Kembangbahu, Tani Mulyo Kanoman Wonokromo Tikung, Sekar Gading III Sekaran, Tani Seger Satu Karangwungu Karanggeneng, Sri Manunggal Lopang Kembangbahu, Sekar Srengenge VI Sungegeneng Sekaran, dan Sumber Tani Dua Sumberbendo Mantup.▪︎[DANAR SP]