Berita Utama

Menyambut Mudik Lebaran 1447 H Kemantapan Jalan Jatim Sempurna

▪︎ Jalan Tol Fungsional Probowangi Gratis

▪︎ JATIM – POSMONEWS.com,-
Direktorat Jendal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dan Bali menyatakan kesiapan penuh infrastruktur jalan, baik dari kemantapan jalan dan jembatan Nasional, tol fungsional, penyediaan posko Kementerian PU serta penyediaan Disaster Relief Unit (DRU) dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala BBPJN Jawa Timur – Bali, Javid Hurriyanto, melalui program Live Streaming Ngulik Jaleb: Ngobrol Asik Jalur Lebaran 2026, kemarin.

Javid memaparkan bahwa progres kesiapan saat ini sudah cukup signifikan dengan target penyelesaian zero pothole (bebas jalan berlubang) pada H-10 Lebaran.

“Tingkat kemantapan jalan nasional di Jawa Timur tercatat sebesar 93,72%, sementara di Bali mencapai 97,13%,” ujar Javid.

Javid menyampaikan bahwa upaya percepatan perbaikan juga dilakukan BBPJN Jawa Timur dan Bali dengan menggunakan teknologi Cold Milling Machine (CMM) untuk penutupan lubang jalan. Penggunaan alat ini bertujuan agar proses penutupan lubang berjalan lebih efektif dan cepat, sehingga menciptakan perkerasan jalan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan.

Selain fokus pada perbaikan, Javid juga menjelaskan bahwa pihak balai telah mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan, yakni sebanyak 79 titik di Jawa Timur dan 13 titik di Bali.

Kemacetan tersebut secara umum disebabkan oleh aktivitas pasar tumpah atau aktivitas lokal, pada lokasi persimpangan, penyempitan jalan (bottleneck), akses menuju kawasan wisata, serta pelintasan sebidang kereta api yang banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur.

Lebih lanjut, untuk mengantisipasi antrean panjang di pelabuhan terutama pada koridor utama Situbondo – Ketapang – Banyuwangi yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali, Kepala BBPJN Jawa Timur dan Bali mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan Indonesia Ferry (ASDP) dan Pelindo guna menyiapkan kantong-kantong parkir atau buffer zone di area Grand Watu Dodol dan Terminal Sri Tanjung, serta menyiapkan dua lokasi cadangan lainnya.

Javid menambahkan untuk mengurai kepadatan, pemerintah mengoperasikan jalur fungsional Tol Probolinggo–Banyuwangi sepanjang 50 km secara gratis (Rp0), tepatnya dari segmen Gending hingga Besuki. Jalur ini juga menawarkan pemandangan indah di area Paiton sebagai alternatif agar pemudik tidak merasa jenuh selama perjalanan.

Kepala BBPJN Jatim – Bali menekankan adanya instruksi jelas dari Menteri untuk menyediakan jalan yang ramah bagi pengguna roda dua.

“Kami juga sekarang sedang proses scraping atau pengelupasan aspal lama pada lokasi-lokasi yang bergelombang, karena perintah pak Menteri kepada kita semua cukup clear ya, kita diminta untuk menyediakan jalan yang ramah terhadap pengguna roda dua,” ujar Javid.

Javid juga menjelaskan untuk mengantisipasi bencana alam BBPJN telah menyiapkan posko di Jawa Timur dan Bali. Posko-posko ini merupakan posko gabungan, hasil kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Brantas, Bengawan Solo, dan Bali Penida.

▪︎ Tol Fungsional Probowangi Gratis

Pemudik yang hendak melintasi jalur darat di wilayah Jawa Timur dan Bali pada Lebaran 2026 tak perlu risau. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali memastikan kesiapan infrastruktur jalan raya sudah masuk tahap penyelesaian akhir.

Guna mengejar target tersebut, BBPJN mengerahkan teknologi Cold Milling Machine (CMM) untuk menambal jalan berlubang secara cepat. Bahkan, sesuai instruksi langsung dari Menteri Pekerjaan Umum, tim di lapangan juga tengah melakukan pengelupasan aspal bergelombang agar jalur mudik lebih ramah dan aman bagi pengendara roda dua.

Di sisi lain, BBPJN telah memetakan 79 titik rawan kemacetan di Jatim dan 13 titik di Bali. Mayoritas perlambatan arus ini dipicu oleh aktivitas pasar tumpah, penyempitan jalan (bottleneck), hingga perlintasan sebidang kereta api.

Sebagai solusi pengurai kepadatan, pemerintah memberikan ‘kado’ bagi pemudik dengan mengoperasikan jalur fungsional Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) sepanjang 50 kilometer secara gratis. Ruas dari segmen Gending hingga Besuki ini siap memanjakan mata pengendara dengan panorama indah kawasan Paiton.

Selain jalan tol gratis, BBPJN Jatim-Bali juga telah menyiapkan kantong parkir darurat (buffer zone) di Grand Watu Dodol dan Terminal Sri Tanjung untuk mengantisipasi horor antrean panjang menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan bencana alam, posko gabungan Disaster Relief Unit (DRU) bersinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) juga telah disiagakan penuh di sepanjang rute mudik. ▪︎(FEND)

Related Articles

Back to top button