Sambut Hari Raya, BI Malang Tambah Penukaran Uang Baru

▪︎ MALANG – POSMONEWS.com,-
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang (KPwBI Malang) menambah nominal ketersediaan penukaran uang baru untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar 6 persen.
“Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah ini, kami siapkan sebesar Rp 3,913 triliun untuk kebutuhan penukaran uang baru masyarakat. Nominal ini naik sebesar 6 persen dari tahun lalu sebesar Rp 3,675 triliun,” kata Kepala KPwBI Malang Indra Kuspriyadi di Malang, Jumat (20/2/26) di kutip dari Antara.
Indra mengatakan penyediaan uang tunai tersebut merupakan bentuk komitmen BI bersama perbankan dalam memastikan kelancaran transaksi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan penukaran uang baru.
Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, KPwBI Malang bekerja sama dengan perbankan menyediakan layanan penukaran uang baru di seluruh wilayah kerja BI Malang, yakni Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Untuk mendukung kelancaran distribusi (penukaran uang baru), kata Indra, pihaknya menyiapkan sejumlah skema, di antaranya layanan kas keliling ritel yang akan dilaksanakan pada 19 Februari hingga 12 Maret 2026 di 21 titik yang tersebar di seluruh wilayah kerja BI Malang.
Selanjutnya, layanan penukaran terpadu bersama perbankan yang digelar pada 14–15 Maret 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Gedung P3GI Kota Pasuruan.
Kemudian, layanan penukaran di loket perbankan. Dimana 50 titik kantor bank yang telah ditunjuk akan melayani penukaran uang pada 26-27 Februari serta 11-13 Maret 2026.
“Kami juga menghadirkan layanan tematik yang bersinergi dengan dinas terkait sebanyak dua kali kegiatan serta satu layanan penukaran di rest area jalan tol yang berada di wilayah kerja BI Malang,” katanya.
Ia mengemukakan seluruh layanan penukaran uang tahun ini mewajibkan masyarakat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dapat diakses melalui laman https://pintar.bi.go.id.
“Penukar wajib hadir sesuai lokasi dan jadwal yang dipilih, tidak dapat diwakilkan, serta membawa KTP dan bukti pemesanan,” katanya.
Indra mengatakan penggunaan PINTAR bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menentukan jadwal dan lokasi penukaran sesuai preferensi masing-masing.
Layanan penukaran uang baru tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
“Program SERAMBI 2026, ada sejumlah pembaruan, antara lain optimalisasi peran perbankan dalam layanan kas, perpanjangan jumlah layanan dan paket penukaran, serta peningkatan performa infrastruktur PINTAR,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Deputi Direktur BI Sumatera Utara ini mengajak masyarakat untuk “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”.
Cinta, Bangga, Paham Rupiah, lanjutnya, diimplementasikan dengan merawat uang Rupiah dengan 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas dan jangan dibasahi).▪︎[AHM/ANT]
