Beredar Modus Penipuan Mengaku Kapolres Batu
▪︎Kapolres Batu: Masyarakat Jangan Mudah Percaya
▪︎BATU-POSMONEWS.COM,-
Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dan jangan mudah percaya apabila mendapat telepon dari seseorang tidak dikenal. Modus penipuan mengatasnamakan pejabat.
Kejadian itu menimpa Edo Rabmadhani, warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu tinggal di Jalan Samadi, No.86 dibuat resah dan kebingungan setelah menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal dan mengaku sebagai Kapolres Batu, Senin (22/8/22).
“Jadi pada pukul 13.54 WIB, saya ditelepon seseorang melalui WhatsApp, mengaku sebagai Kapolres Batu, dan mencari saya,” ujar Edo.
Edo Rabmadhani merupakan
pimpinan PT Bos Solusi Wisata atau pemilik Biro Perjalanan Wisata di Kota Batu. Menurutnya, penelepon juga memberikan nomor WhatsApp ajudan berikut Kapolres Batu.
“Saya jadi heran dan bingung, selain tidak menyebutkan kepentingannya, penelepon juga memberikan nomor telepon Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin,” imbuhnya.
“Awalnya saya tidak menaruh curiga, namun kecurigaan saya muncul lantaran setelah saya menelepon nomor yang diberikan tidak ada jawaban. Akhirnya saya telepon lagi dan diangkat,” jelas Edo.
Penelepon mengatakan jika Polres Batu dapat bantuan mobil dan motor dari Mabes Polri Jakarta. Berhubung informasi dari Polda Jatim, pengiriman kendaraan ada beban biaya.
“Saya disuruh transfer uang Rp 15 juta,” ungkap dia.
Beruntung, pria yang juga owner dari Mawis Car Wash mengakui jika dirinya tidak mentransfer uang tersebut. Sepontan, dia mencari informasi dari beberapa wartawan tergabung di Pokja Jurnalis Polres Batu.
“Setelah mendapatkan info dari Mas Dian, wartawan di Pokja Polres Batu, setelah dibantu Mas Dian, atas perintah Bapak Kapolres Batu dengan video call bilang kalau itu bukan nomor teleponnya,” papar Edo.
Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T. saat dihubungi awak media menyampaikan, jika ada seseorang mengaku sebagai ajudan atau Kapolres Batu, jangan mudah percaya begitu saja.
“Kami mengimbau kepada warga masyarakat Kota Batu, untuk tidak percaya. Kroscek dulu kebenarannya, dan laporkan langsung kepada saya. Jadi, jangan mudah percaya,” ujar AKBP Oskar.
Kapolres menegaskan, berkaitan dengan hal itu, pihaknya juga berpesan agar jangan sampai terperdaya dengan oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya, atau mengatasnamakan pejabat sekalipun.
“Karena modus-modusnya seperti itu, salah-satunya dengan meminta sejumlah uang. Intinya jangan mudah percaya. Yang jelas, selain nomor yang saya pergunakan itu sudah jelas. Jadi diluar itu, dipastikan bukan nomor telepon saya,” pungkasnya.**(dwi/ade)
