Tol SERR Juanda-Tanjung Perak Investasi Capai Rp 6,74 Triliun

65 dibaca

▪︎ Jadi Tulang Punggung Ring Road Surabaya

▪︎JATIM – POSMONEWS.com,-
Proyek pembangunan Jalan Tol Bandara Juanda – Tanjung Perak (Surabaya East Ring Road/SERR)  digarap dengan nilai investasi sebesar Rp 6,74 triliun.

Proyek ini masuk dalam daftar proyek prioritas yang diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019, dengan kode proyek 8/A.8.

Dari sisi administrasi, proyek ini berada di bawah koordinasi Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, dengan wilayah kerja meliputi Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.

Pembangunan jalan bebas hambatan itu hingga awal tahun 2026, progres konstruksi proyek strategis nasional ini telah mencapai 25 persen. Hal itu berdasarkan data Sistem Informasi Infrastruktur Jawa Timur (Sinfra Jatim).

Pembangunan Tol SERR dibangun sepanjang 22,21 kilometer dan dirancang sebagai penghubung utama kawasan timur Surabaya dengan sejumlah simpul vital transportasi.

Proyek Jalan Tol SERR itu mulai dari Bandara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, hingga akses menuju Jembatan Suramadu yang menjadi pintu utama ke Pulau Madura.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi sistem baru transportasi perkotaan di Jawa Timur, sekaligus memperkuat fungsi Ring Road Surabaya yang selama ini terus dikembangkan.

Jalan Tol SERR diproyeksikan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, terutama dari dan menuju kawasan industri di Surabaya, Sidoarjo, hingga Madura.
Dengan terhubungnya tol ini ke jaringan jalan tol eksisting, arus kendaraan berat dan logistik dapat dialihkan dari jalur perkotaan padat.

“Tol ini akan menjadi jalur strategis yang mempersingkat waktu tempuh dari bandara ke pelabuhan, sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri di Madura,” keterangan dikutip  dari profil proyek Sinfra Jawa Timur.

Tak hanya itu, proyek ini juga dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan timur Jawa Timur, termasuk sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa logistik.

Saat ini, proyek masih berada pada tahap konstruksi awal, dengan progres fisik mencapai seperempat dari total pekerjaan. Meski belum tersedia dokumentasi visual resmi di dashboard Sinfra Jatim, sejumlah titik lokasi proyek telah dipetakan secara digital melalui sistem informasi infrastruktur pemerintah provinsi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan pembangunan tol ini berjalan sesuai jadwal, dengan pengawasan ketat agar kualitas konstruksi dan dampak lingkungan tetap terjaga.

Tol SERR akan melengkapi sistem Ring Road Surabaya, yang selama ini menjadi solusi untuk mengurai kemacetan lalu lintas perkotaan. Jalur ini akan mempermudah pergerakan kendaraan dari timur ke utara Surabaya tanpa harus melintasi pusat kota.▪︎(FEND)