Siswa SMA Negeri 1 Karangbinangun Diajak Bijak dan Cerdas Bermedsos
▪︎Dapat Sosialisasi Polri di Apel Senin Pagi
▪︎LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Siswa sekarang tidak lepas dari smartphone dan laptop yang terhubung dengan jaringan internet. Masuknya informasi ini tidak bisa dibendung sehingga membutuhkan sikap bijak dan literasi sosmed agar siswa dapat menyaring informasi yang diterima.
Memang banyak hal positif dari penggunaan media sosial. Namun, sisi positif yang buruk dan menimbulkan dampak buruk juga tidak sedikit. Oleh karena itu, bijak dan cerdas menggunakan media sosial harus kita lakukan.
Urgensi dari sisi positif dan negatif dalam bermedsos inilah Kapolsek Karangbinangun, AKP Supardi, SH, telah memberikan pembinaan di SMA Negeri 1 Karangbinangun (SMANKAR), Kab. Lamongan, Senin (20/10/2025).
Pada kegiatan Apel Senin Pagi yang dilaksanakan di Halaman SMANKAR ini Kapolsek Karangbinangun memberikan himbauan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang merupakan Himbauan langsung dari Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto.
Sambutan Kapolres Lamongan ini disampaikan kepada siswa secara humanis. Misalnya, perihal
bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan pergaulan bebas. Juga pentingnya etika berlalu lintas dan keselamatan berkendara.
Selain itu, pencegahan tindak pidana di lingkungan sekolah maupun masyarakat, bulkying, dan pemanfaatan media sosial secara bijak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri, khususnya Polsek Karangbinangun yang merupakan jajaran Polres Lamongan untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat, termasuk para pelajar, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.
AKP Supardi, SH, Kapolsek Karangbinangun, pada media ini agar sisws bisa menghindari sisi negatif dalam bermedsos.
Siswa harus berhati-hati dan waspada menggunakan perangkat media sosial. Hal-hal yang harus diwaspadai di media sosial di antaranya adalah hoaks, pornografi, perjudian, penipuan, ujaran kebencian, dan sentimen SARA.
“Banyak contoh peristiwa yang merugikan siswa karena penggunaan media sosial yang tidak bijak. Misalnya siswa harus berhati-hati dalam menonton, menyimpan, menerima, dan menggunggah konten apa pun pun di media sosial, hindari pornografi, judi online, ujaran kebencian, dll,” tuturnya.
Masih menurut AKP Supardi, SH, siswa khususnya di SMANKAR ini harus bijak dan cerdas menggunakan media sosial agar tidak tergelincir ke hal-hal yang buruk, negatif, merugikan, dan sia-sia.
“Media sosial harus digunakan untuk membawa kebaikan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dan bermanfaat, serta menciptakan ketenteraman di masyarakat.
Bijak menggunakan media sosial tentu akan membuat siswa bertambah cerdas, berkarakter, dan berkemajuan. Oleh karena itu,” pungkasnya.▪︎[DANAR SP]
