Perekaman e-KTP Dor to Dor Lansia, Orang Sakit dan ODGJ

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Malang, Harry Setyabudi, menyampaikan perekaman e-KTP di lakukan dor to dor bagi lansia, orang yang sakit, dan ODGJ di Kecamatan Dau dan Ampelgading.
Dengan permohonan dari pihak desa permohonan e-KTP warga yang tersebar pada 33 kecamatan di Kabupaten Malang bisa melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).
“Mereka ini umumnya merupakan para penduduk Kabupaten Malang yang sedang sakit juga para lansia yang tidak mungkin melakukan perjalanan,” kata Harry Setyabudi di dampingi Kabid PIAK Subiyanto di Kantornya, Rabu (10/9).
Menurut dia, puluhan penduduk di kabupaten Malang itu permohonan dari pihak desa di program desaku tuntas.
Setiap melakukan perekaman E-KTP, Disdukcapil Malang dihadapkan dengan kendala letak geografis karena merupakan wilayah kepegunungan dengan karakteristik wilayah yang sulit dijangkau oleh petugas perekaman.
Bahkan ada desa-desa di Kabupaten Malang misalnya yang tidak memiliki kendaraan reguler sehingga harus ekstra untuk sampai di lokasi tersebut.
“Konsekuensinya membutuhkan dukungan anggaran operasional yang lebih besar sementara alokasi anggaran pada Disdukcapil sangat minim kabupaten Malang karena recofusing akibat pemulihan ekonomi,” ujarnya.
Akibatnya para petugas perekam data E-KTP di lapangan tidak dapat menjangkau daerah-daerah yang lokasinya terisolasi serta jauh dari jalan dan hanya jalan setapak.
“Perekaman data untuk pembuatan E-KTP sangat terpengaruh dengan anggaran kabupaten Malang sangat kecil, artinya Disdukcapil tidak diberikan anggaran yang cukup maka kami, tetap dilakukan direkam secara bergilir,” kata Subiyanto.
Sehingga diharapkan kepada DPRD Malang bisa ikut membantu Disdukcapil dalam mendapatkan dukungan anggaran yang lebih memadai dengan cara meminta kesediaan pemkab soal kebijakan anggaran bisa diselesaikan.▪︎(AHM)

