Berita Utama

Kang Emil Dardak Tinjau Jalur Gresik – Lamongan

▪︎LAMONGAN – POSMONEWS.com,-
Plt. Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, melakukan pengecekan Jalan Nasional Gresik-Lamongan, Rabu (4/6) malam.

Peninjauan terhadap jalur Gresik – Lamongan, tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas banyaknya laporan masyarakat terkait kerusakan dan keamanan jalan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut Kang Emil Dardak didampingi Bupati Lamongan, Yusronur Efendi, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait. Saat itu Plt Gubernur Jatim, menyusuri salah satu jalur utama yang biasa dilewati warga Gresik dan Lamongan.

Kang Emil Dardak melihat di titik  Kecamatan Sukodadi, Lamongan,  melihat kondisi jalan dan saluran air pascaperbaikan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian PU atas pelaksanaan penanganan jalan bergelombang di sini menggunakan teknik overlay. Di sini gelombangnya lebih besar karena kondisi saluran dan bahu jalan yang lebih tinggi dari jalan, jadi perlakuannya khusus,” jelasnya.

Kang Emil Dardak juga meninjau kawasan Kecamatan Duduk Sampeyan, Gresik, di mana termasuk titik rawan kecelakaan lalu lintas akibat tidak adanya separator jalan.

Di lokasi tersebut, Emil langsung berkoordinasi via telepon dengan Balai Jalan Nasional guna menentukan langkah konkret untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Idealnya adalah pelebaran jalan, tapi sebagai langkah percepatan maka disepakati concrete barrier. Yang sifatnya stabil dan berat jadi tidak mudah dipindah,” tuturnya.

Tidak hanya Jalan Nasional, Emil beserta tim juga meninjau kesiapan kawasan Jalur Lingkar Utara (JLU) yang memiliki panjang 7,15 Km dan membentang dari Desa Rejosari, Kecamatan Deket, hingga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan.

Dia memastikan bahwa proses pembangunan jalan sudah rampung 100%, namun masih perlu dilengkapi rambu-rambu hingga Lampu Traffic Light.

“Jalannya dipastikan selesai. JLU ada lima titik persimpangan yang diidentifikasi memerlukan traffic light. Sudah pengadaan dari Kementerian dan butuh waktu pemasangan. Kisaran 2 bulan,” ungkap Plt. Gubernur Jatim.

Kang Emil Dardak mengatakan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Kadishub, Kapolres Lamongan dan Balai Jalan Nasional terkait kemungkinan pengoperasian dengan sistem buka tutup seperti saat Lebaran.

“Kita berkomunikasi dengan pihak terkait, misal seperti waktu Lebaran, akan disiagakan petugas di waktu-waktu saat dioperasikan,” ucapnya.

Di akhir, menanggapi banyaknya laporan jalan rusak oleh warga kepadanya, Emil mengatakan bahwa itu hal wajar ketika masyarakat tidak terlalu memahami terkait perbedaan antara jalan daerah maupun nasional.

“Kami disini tidak lempar-lemparan tanggung jawab. Menjelaskan iya. Karena pada akhirnya kita semua bekerja bersama,” pungkasnya.
▪︎(DANAR SP)

Related Articles

Back to top button