Olahraga

JKT48 Meriahkan Pertandingan Timnas Garuda Lawan Jepang

▪︎JAKARTA – POSMONEWS.com,-
PSSI melalui PT. Garuda Sepakbola Indonesia (GSI) berkolaborasi dengan Meta mengundang JKT48, grup penyanyi yang identik dengan budaya Jepang, untuk mengisi After Game Performance dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (15/11/24).

Sebanyak 10 anggota JKT48 dijadwalkan tampil di hadapan suporter Timnas untuk menyemangati Garuda secara langsung. Anggota yang hadir antara lain Freya, Ella, Lia, Gita, Elli, Muthe, Lulu, Oniel, Greesel, dan Fiony.

Pertandingan ini sangat penting bagi Timnas Indonesia yang sedang berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Puluhan ribu suporter dari berbagai daerah dipastikan memenuhi stadion dengan semangat dan atribut merah putih.

Dikutip dari situs resmi PSSI https://www.pssi.org. Seperti diketahui, JKT48 memiliki lebih dari 2 juta penggemar setia, dan ini adalah penampilan perdana mereka dalam pertandingan Timnas di level kualifikasi Piala Dunia. Momen ini bakal menjadi pengalaman luar biasa, baik bagi JKT48 maupun para pendukung Timnas Indonesia nantinya.

Kehadiran JKT48 merupakan bagian dari upaya PSSI untuk memberikan pengalaman menonton terbaik bagi semua fans Timnas Indonesia sekaligus menjadi simbol kolaborasi budaya antara Indonesia dan Jepang dalam pertandingan besar ini.

▪︎PSSI Terapkan Sistem Garuda ID

Sementara itu PSSI telah mengoptimalkan persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pembeli tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (15/11/24).

Berbagai upaya siap dilakukan, mulai dari penerapan sistem Garuda ID hingga penambahan personil, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para suporter Timnas Indonesia dan suporter tamu.

Seperti diketahui, PSSI meluncurkan sistem Garuda ID sebagai bagian dari prosedur masuk stadion dengan teknologi face recognition dan akan sistem ini mulai beroperasi pada pertandingan 15 November 2025  melawan Jepang.

Melalui sistem ini, semua pemegang tiket wajib memiliki data Garuda ID yang sesuai. Sistem ini akan membuat alur masuk ke stadion semakin teratur dan mengantisipasi masuknya penonton tak bertiket. Nantinya, Garuda Fans diminta untuk menunjukkan tiket masing-masing, dilanjutkan pemeriksaan wajah melalui face recognition dan menuju kursi di tribun.

Demi memastikan keamanan yang optimal, PSSI juga menyiapkan 1.200 personel keamanan internal swasta dan sekitar 3.000 personel dari kepolisian. Selain itu, sebanyak 103 CCTV baru telah dipasang, mulai dari perimeter luar hingga tribun dalam stadion, untuk memantau keamanan di berbagai area.

Dalam pengelolaan tiket, terdapat 356 personil yang bertugas, mulai dari pemindai tiket di perimeter luar hingga zona tribun. Untuk mempercepat proses face recognition, 240 personel Garuda ID ditugaskan, dan lebih dari 50 personel tambahan disiapkan khusus di meja bantuan (helpdesk) Garuda ID.

Sebanyak 260 petugas spectator service pun disebar, mulai dari perimeter luar hingga bagian dalam stadion untuk mengarahkan penonton agar dapat masuk dengan aman dan lancar.

Bagi suporter Jepang yang berada di tribun khusus pendukung tim tamu (away), PSSI juga menyiapkan pengamanan tambahan dengan barikade khusus dan petugas keamanan di area tersebut. Spectator service turut ditempatkan di area away untuk membantu mengarahkan penonton ke kursi mereka dengan aman.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen PSSI untuk menghadirkan pengalaman menonton terbaik, aman, dan nyaman bagi seluruh penggemar Timnas Indonesia.▪︎[AHM/SYIL] #https://www.pssi.org
#https://posmonews.com

Related Articles

Back to top button