Proyek Jalan Tol Probowangi Harus Selesai Desember 2024

214 dibaca

▪︎JATIM – POSMONEWS.COM,-
Proyek pengerjaan Jalan Tol Probolinggo-Banyuawangi (Probowangi) Tahap I Segmen Gending-Besuki, terus dilakukan.
Pengerjaan yang dimulai sejak Februari 2023 lalu itu saat ini sudah sesuai target.

Hingga awal November 2023, progres proyek jalan tol untuk Tahap I Segmen Gending-Besuki mencapai 31 persen untuk paket 1. Lalu, paket 2 mencapai 15 persen dan paket 3 mencapai 6 persen.

“Kami akan mengawal seluruh proses sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tujuan dan target yang telah ditetapkan,” terang Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto dalam rilisnya.

Nanti setelah Jalan Tol Probowangi Tahap I Segmen Gending-Besuki beroperasi, maka jalan tol ini akan terkoneksi dengan Jalan Tol Paspro yang dikelola PT Waskita Toll Road.

“Jumlah lalu lintas harian rata-rata (LHR) jalan tol Paspro mencapai 13 ribu kendaraan per harinya. Saat telah terkoneksi nantinya, lalu lintas ini juga berpotensi akan melintas di Jalan Tol Probowangi Tahap I Segmen Gending-Besuki,” ujarnya.

Jalan Tol Probowangi sendiri terbagi atas 7 seksi. Yaitu, Seksi 1 Probolinggo-Kraksaan (12,88 km), Seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,2 km), Seksi 3 Paiton-Besuki (25,6 km).

Selanjutnya, Seksi 4 Besuki-Situbondo (42,3 km), Seksi 5 Situbondo-Asembagus (16,76 km), Seksi 6 Asembagus-Bajulmati (37,45 km), dan Seksi 7 Bajulmati-Ketapang (29,21 km).

Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Tahap I Segmen Gending-Besuki merupakan ruas pemungkas dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ujung barat hingga ujung timur pulau Jawa.

Tujuannya, meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas orang, barang, dan jasa serta dapat memangkas waktu tempuh Gending, Probolinggo – Besuki yang semula sekitar 1 jam 15 menit menjadi 30 menit.

Sementara itu, PT Jasamarga atau JMSR (Persero) melalui anak perusahaannya Jasmarga Probolinggo-Banyuwangi (JPB) memperoleh kredit Sindikasi Jumbo, sebesar Rp 7,396 triliun.
Kreditur sindikasi tersebut diperoleh dari Bank Himbara, Bank Daerah, serta Lembaga Pembiayaan Infrastruktur Nasional.

Sesuai rilis JSMR, perjanjian kredit tersebut dalam rangka financial close pembangunan Tol Probowangi. Sehingga, diharapkan dapat mendukung proses pembebasan lahan dan tahapan konstruksi yang tengah dikerjakan sesuai dengan target.

“Sehingga, masyarakat dapat segera menikmati manfaat Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi,” terang Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian.

Pembangunan Jalan Tol Probowangi sendiri terdiri atas 2 tahap pelaksanaan konstruksi. Pada tahap 1 ini terbagi menjadi Seksi 1 Gending–Kraksaan, Seksi 2 Kraksaan–Paiton, dan Seksi 3 Paiton–Besuki.

Secara keseluruhan, Tahap 1 Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi yang terdiri dari 3 Seksi tersebut ditargetkan akan selesai konstruksinya pada Desember 2024.

Untuk tahap 2 dari ruas Besuki – Banyuwangi ditargetkan konstruksinya selesai setelah tahun 2024. Terdiri atas Seksi 4 Besuki–Situbondo, Seksi 5 Situbondo–Asembagus, Seksi 6 Asembagus–Bajulmati dan Seksi 7 Bajulmati–Ketapang.▪︎[FEND]