Kementerian PUPR Survei Rencana Perbaikan Jalan Bojonegoro–Madiun

▪︎BOJONEGORO–POSMONEWS.COM,-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terus melakukan perbaikan jalan-jalan di daerah yang mengalami kerusakan.
Kini giliran rencana perbaikan jalan pengubung antara Kabupaten Bojonegoro dan Madiun terus dimatangkan. Akibat kerusakan jalan penghubung tersebut membuat warga Bojonegoro ke Madiun harus memutar melewati Kabupaten Nganjuk atau Ngawi.
Dari hasil survei Kementerian PUPR, dan pertemuan antara PJ Bupati Bojonegoro dan PJ Bupati Madiun pada 17 Oktober lalu, telah terjadi kesepatan soal perbaikan jalur penghubung tersebut.
‘’Sudah pernah dilakukan suvei oleh PUPR, setelah diukur panjangnya mencapai 6,8 kilometer,” ungkap Camat Sekar, Alit Saksama Purnayoga, Rabu (1/11).
Alit menjelaskan, selama ini masyarakat Bojonegoro yang berpergian ke Kabupaten Madiun, terpaksa memutar ke Kabupaten Ngawi atau Kabupaten Nganjuk.
Jalan pintas dua kabupaten rencananya lewat Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro dan Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
‘’Jalur Desa Miyono, Kecamatan Sekar, Bojonegoro dan Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng, Madiun,” ungkapnya.
Sementara itu, pada 17 Oktober lalu, Penjabat (Pj) Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto, melakukan kunjungan ke Bojonegoro, untuk menjajaki kerja sama rencana peningkatan jalan penghubung antar kabupaten tersebut.
‘’Fasilitas-fasilitas yang ada di Kabupaten Madiun itu banyak juga yang dinikmati masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Namun demikian, akses jalan yang kami siapkan harus gayung bersambut dengan Bojonegoro,’’ tegas Tontro.▪︎[FEND]



