Berita

Jelang Libur Lebaran, Stok Bapokting dan BBM Aman

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dan bahan bakar minyak (BBM) dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, usai melakukan Sidak Pasar, Pemantauan Stabilitas dan Keterjangkauan Harga serta Ketersediaan Komoditas Bergejolak Jelang Idulfitri 1447 H bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang, ke sejumlah titik distribusi dan perdagangan, Rabu (11/3/2026)

Pemantauan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya Pasar Sawojajar, Toko Ritel Modern Hypermart Living Plaza Sawojajar, distributor bahan pokok, Perum Bulog, hingga Depo Pertamina. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya kelangkaan, baik untuk kebutuhan pangan maupun energi.

Menanggapi isu yang merebak di masyarakat, Wali Kota Malang menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan yang beredar. Menurutnya, stok BBM, LPG, serta bahan pokok penting dalam kondisi tersedia dan mencukupi.

“Sudah ada kepastian bahwa ketersediaan BBM, LPG, kemudian bahan pokok penting itu semua aman, tersedia, tidak ada kelangkaan BBM,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa isu mengenai kekosongan stok yang sempat beredar di masyarakat sebenarnya hanya berkaitan dengan proses penggantian distribusi barang. Proses tersebut dipastikan tidak akan mengganggu ketersediaan kebutuhan masyarakat.

“Ini agar masyarakat yang selama ini mungkin mendengar isu-isu bahwa stok habis dan lain-lain, itu tidak benar. Itu hanya penggantian saja. Jadi sebelum 20 hari yang kosong, akan terisi sehingga tidak ada kelangkaan BBM,” tukasnya.

Selain memastikan ketersediaan energi, Pemkot Malang juga memantau kondisi harga bahan pokok di pasar. Dari hasil pengecekan di Pasar Sawojajar, diketahui sebagian besar harga bahan pokok masih relatif stabil.

Namun, terdapat kenaikan pada komoditas cabai yang dipicu faktor cuaca. Wahyu menyebut kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak tingkat petani akibat curah hujan yang memengaruhi produksi.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari raya, TPID Kota Malang akan menyiapkan sejumlah langkah intervensi, salah satunya melalui program Warung Tekan Inflasi serta kerja sama antar daerah untuk menjaga pasokan komoditas.

“Cabai memang naiknya berbeda. Dari petani sudah agak tinggi karena cuaca. Kemudian dijual ke pasar induk juga ada kenaikan. Sampai di Pasar Sawojajar tadi kita lihat harganya masih sekitar Rp120 ribu,” ungkapnya.

Di sisi lain, dari hasil pemantauan di Perum Bulog, ketersediaan beras dipastikan sangat mencukupi. Bahkan stok beras disebut aman hingga beberapa bulan ke depan.

“Stok untuk beras dari kepala Bulog menyampaikan sampai 10 bulan ke depan beras aman. Jadi siap untuk disalurkan, termasuk juga SPHP dan bantuan pangan beras,” tambahnya.

Sementara itu, dari sektor energi, Pertamina juga memastikan pasokan BBM menjelang Idulfitri dalam kondisi aman. Bahkan, jika terjadi lonjakan kebutuhan selama masa mudik dan libur lebaran, distribusi tambahan telah disiapkan.

Dengan kondisi tersebut, Wahyu kembali mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami yakinkan kepada masyarakat Kota Malang bahwa menghadapi Idulfitri kondisi aman. Ketersediaan stok aman dan harga juga akan kita intervensi jika diperlukan,” pungkasnya. ▪︎(AHM/iu)

Related Articles

Back to top button