Wakil Ketua MPR Sosialisasi Empat Pilar Perumda Tirta Kanjuruhan
▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Wakil Ketua MPR RI, Dr. Ahmad Basarah SH. MH, hadir di Perumda Tirta Kanjuruhan dalam kegiatan Sosialiasi Empat Pilar MPR RI, Rabu (28/6/2023).
Sosialisasi dengan mengambil tema Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara. Undang-undang NRI 1945 sebagai Komstitusi Negara serta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara diikuti seluruh jajaran Direksi dan karyawan Perumda Tirta Kanjuruhan.
Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Samsul Hadi menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini, yang pertama untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
“Yang kedua meningkatkan rasa mencintai rasa memiliki dan rasa kedekatan ini terhadap bangsa dan negara,” kata Samsul.
Sementara itu, Bupati Malang, H.M Sanusi mengatakan, pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya maksimal untuk mendapatkan anggaran dari Pemerintah Pusat. Hal ini dikarenakan masih ada keterbatasan anggaran APBD.
“Kami terus berupaya untuk terus membangun kabupaten Malang lebih baik dengan meminta anggaran dari pusat (Pemerintah Pusat) baik itu anggaran dari legislatif maupun Eksekutif,” kata Abah Sanusi.
Sanusi juga berharap Perumda Tirta Kanjuruhan mampu berkembang dan maju, dengan begitu mampu diharpka bisa mensejahterakan karyawan perusahaan plat merah ini.
“Saya minta Dirut (Direktur Utama) Perumda Tirta Kanjuruhan Malang mampu semakin maju dengan begitu nantinya akan bisa mensejahterakan staf dan karyawannya,” tandas orang nomor satu di Kabupaten Malang.
Disisi lain, Dr. Ahmad Basarah menyampaikan, mengahadapi ancaman pemilu 2024, nantinya akan datang ancaman virus dari penyelenggaraan pemilu 2024 yang akan datang dengan membawa racun yang bisa merusak kesehatan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Maka MPR menganggap, salah satu yang dilakukan MPR untuk memcegah polarisasi masyarakat indonesia, maka kita perlu juga masyarakat diberikan suntikan yakni suntikan idiolegi dasar negara Indonesia.
Ahmad Basarah menerangkan, manusia dalam berhidupan harus mempunyai prinsip, baik hidup secara pribadi, hidup sebagai keluarga, hidup sebagai keluarga perusahaan Tirta Kanjuruhan, hidup sebagai warga Labupaten Malang maupun hidup sebagai warga negara Indonesia.
“Prinsip itu satu tatanan nilai, yang kita yakini kebenarannya, kemudian dijadikan pedoman hidup,” katanya.
Seperti di Perumda tirta Kanjuruhan Ini, Pak Samsul atas perintah pimpinan Bupati diberikan mandat untuk menjalankan prinsip yang harus di pegang oleh perusahaan. Yakni prinsip melayani, prinsip memuaskan masyarakat, prinsip air yang mengalir bersih dan prinsip tidak korup.
“Dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia setidaknya mempunyai 4 prinsip pedoman, pertama adalah Pancasila sebagai dasar idiologi negara Indonesia, kemudian kedua Undang-undang dasar sebagai konstitusi negara, ketiga negara Kasatuan Republik Indonesia aebagai bentuk negara yang final dan prinsip ke empat adalah Bhineka Tunggal Ika,” terang Ahmad Basarah.▪︎[Dwi/AHM]
