Berita Utama

Tinjau Potensi Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

▪︎Bupati Malang Dampingi Wamendagri di Desa Randugading

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M mendampingi Kunjungan Kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto dalam rangka Peninjauan Musyawarah Desa / Kelurahan Khusus dan atau Peninjauan Potensi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Rabu (30/4).

Wamendagri bersama rombongan memilih berkunjung ke Desa Randugading karena di desa ini dinilai telah memiliki segudang prestasi dan tercatat sebagai salah satu dari 312 desa yang menyatakan siap dirikan Koperasi Desa Merah Putih sesuai data per 30 April buah pendampingan Pemkab Malang.

Seperti yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto, Wamendagri juga melakukan peninjauan langsung unit usaha dari yang disiapkan Pemdes Randugading diantaranya Wisata Air Ngembul, Lembaga Ekonomi Koperasi Wanita, Peternakan Sapi Perah dan Lahan Pertanian Tebu.

”Pak Bupati Malang sangat paham karena mengikuti retreet sejak awal hingga akhir, atas apa yang menjadi keinginan Presiden, apa yang menjadi program Menteri, dan bisa tersambung dengan Gubernur dan Bupati Walikota, momentum itu untuk saling mensinkronisasikan. Mimpinya Presiden Itu sederhana, yakni ; rakyat bisa makan, rakyat bisa kerja dan rakyat sehat, itu pun turunannya banyak dan menjadi program yang dikoordinasikan oleh seluruh Menteri kepada Kepala Daerah. Pembentukkan Koperasi Desa Merah Putih, presiden meminta agar kita semua jauh lebih serius lagi, ada 75.265 desa di seluruh Indonesia. Bayangkan jika desa-desa ini semuanya maju dan sejahtera, serta tidak harus urbanisasi ke kota karena juga menjadi masalah utama,” jelas Wamendagri dalam sambutannya.

Harapannya, desa-desa ini kemudian menjadi central baru baik di bidang pangan, UMKM, kegiatan kreatif, perkebunan dan pertanian itu semuanya hidup. Idealnya, bagi Desa yang sudah memiliki koperasi dan berjalan sehat seperti Kopwan milik Desa Randigading, yang sudah ada dan kemudian dimusyawarahkan melalui musyawarah desa khusus.

Hasil dari kesepakatan bersama, kemudian menjelma bertransformasi menjadi Koperasi Desa Merah Putih dengan unit usaha yang lebih banyak, dan itu terjadi di Desa Randugading.

”Insya Allah ini menjadi contoh namun tentu ke depan tidak mudah, karena ada tantangan diantaranya kurang peminat, kurang modal, seringkali tidak bisa beradaptasi perkembangan jaman, dan konflik antar pengurus,” ucap Wamendagri.

Wamendagri juga melakukan kunjungan ke 3 titik meliputi :

Pertama; sumber air yang pembagian sangat menarik antara Pemerintah Desa bersama PDAM Tirta Kanjuruhan, menjadi potensi untuk dikelola lagi sebagai bagian dari unit usaha koperasi.

Kedua; keberadaan peternakan sapi perah yang sudah kami simulasikan, jika nanti ada kucuran modal lebih nanti bisa digunakan untuk bibit dan peningkatan teknologi seperti mesin perah.

Ketiga; peninjauan langsung ke lahan tebu, hasil pertanian di salurkan oleh petani langsung ke pabrik gula, namun ada potensi juga untuk menjadi bagian dari unit usaha koperasi. Bahkan, ada yang bisa panen 10 ton per hektare.

”Jadi Desa Randugading ini memiliki banyak potensi untuk dikembangkan untuk menjadi unit usaha koperasi Merah Putih. Koperasi ini merupakan harapan bangsa untuk meningkatkan ekonomi secara gotong royong sehingga semua warga berkesempatan untuk berusaha dengan dibina oleh Koperasi Merah Putih, baik di bidang permodalan, kertrampilan, budidaya pertanian, perikanan, perternakan dan lainnya. Dari 390 desa kelurahan sudah berdiri 312 koperasi merah putih, Wamendagri sapaan akrabnya sangat optimis koperasi-koperasi ini pada akhir bulan Mei sudah berdiri,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Malang menyebut Pemkab Malang memberikan dukungan melalui supervisi dan bantuan biaya untuk Akta Notaris setelah mendapat petunjuk dari Menteri Dalam Negeri.

Di kabupaten Malang, diakuinya telah banyak berinovasi yang terus dikembangkan bersama masyarakat oleh Pemkab Malang melalui dinas telah mendukung program dari koperasi merah putih dengan sudah mengadakan sejumlah inovasi di masing-masing dari bidangnya seperti pertanian kentang jenis Granola di Poncokusumo, produksi Garam Tunel di Malang Selatan, peternakan kambing ayam dan sapi, perikanan lele peternak muda.

”Insya Allah Kabupaten Malang jika sering dikunjungi oleh Menteri dan Wakil Menteri akan semakin makmur. Untuk koperasi merah putih nantinya akan menjadi bahan usaha dari inovasi yang sudah dikembangkan anak-anak muda di Kabupaten Malang,” yakin Bupati Malang.▪︎ (AHM/Poy)

Related Articles

Back to top button