Pembinaan ASN Terkesan Habiskan Dana

211 dibaca

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar, Dr. Agung Purwanto, melakukan pembinaan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang telah dimuat posmonewscom (29/12/19) lalu berbuntut panjang. Acara yang dipandu Kabid Pasar, Astri ini terkesan menghabiskan anggaran.
Dalam pembinaan juga ada pengukuhan kepala pasar se-Kabupaten Malang. Kepala Dinas masih baru bertugas, Sekretaris Dinas, Erlan juga masih baru bertugas di Disperindag apa lagi Kabid Pasar, Astri jadi Kabid karena promosi jabatan.
Acara memang ada mutasi administrasi pasar, juga perpanjangan tenaga kontrak yang habis masa berlakunya.
Pembinaan yang sebetulnya juga harus mempunyai dorongan dan semangat kepada para petugas pasar agar lebih memberdayakan potensi yang berdaya saing terhadap ritel modern. Pemerintah juga harus membatasi gerak ritel modern dan menghidupkan kembali pasar tradisional.
Menurut Akademisi, Dr. Sunarno Edy Wibowo, PP No. 11 tahun 2017 dan Undang-undang No. 5 tahun 2014 tentang Kepegawaian.”Kewenangan Bupati Malang untuk memindahkan dan menempatkan tugas ASN di wilayahnya. Sedangkan untuk kepala
pasar kemarin hanya diberikan surat tugas dari Kepala Dinas dan itu adalah salah,” ungkapnya.
Hal berbeda juga di ungkap oleh Wakil Ketua Fraksi Golkar, Ir. Sudjono di ruangan Fraksi dan mantan Kepala Dinas Peternakan, dia membenarkan OPD tersebut.”Gak apa-apa karena bukan jabatan eselon. Dan saat ditanya terkait Pilkada siapa yang akan dicalonkan oleh Golkar (Golongan Karya)? No coment. Anda tanya Pak Ketua Fraksi saja ya sambil tergopoh-gopoh keluar ruangan Fraksi,” sergahnya. (Alamsyah/Pri/Jono)