Anggota DPRD Tak Hadiri Musrenbang

175 dibaca

Beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Malang menggelar Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) dan berakhir 13 Pebruari 2020 di 33 kecamatan dengan 390 desa/kelurahan.
Musrenbang diikuti oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), juga Anggota DPRD Kabupaten Malang, serta Perguruan Tinggi yang dijalin langsung oleh Bupati Malang, H. M. Sanusi.
“Ini langkah yang baik dalam pembangunan di Kabupaten Malang. Dengan Musrenbang perencanaan pembangunan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan baik program prioritas dan berkelanjutan,” katanya.
Dengan Musrenbang, lanjut H. M. Sanusi, ini bisa menghasilkan perencanaan yang matang, kuat demi pemerataan pembangunan infrastruktur, sumberdaya manusia, ekonomi yang tumbuh berkwalitas. Dalam Musrenbang akan dirumuskan program-program, tepat sasaran, rencana kerja sumberdananya.”Tapi aneh jika di depan ada tulisan DPRD yang ngisi Koramil dan Polsek. DPRD sebagai lembaga kontrol dan kursinya aparat. Kemana mereka yang baru dilantik beberapa bulan lalu,” cetus Hadi salah satu tokoh yang hadir saat Musrenbang.
Lebih jauh Hadi mengungkapkan, sebetulnya dalam menyusun rencane kerja harus tepat, tidak asal-asalan juga harus koordinasi dengan Bapeda.”Anggota DPRD juga harus tahu khususnya di daerah pilihannya guna memperjuangkan aspirasi rakyat. Jika tidak hadir berarti menghilang dari rakyat padahal penting,” pakas Hadi. (Alamsyah/Pri)