Kabut Mistis Selimuti Sumur Welut

335 dibaca

Desa Sumur Welut menurut sejarahnya memang memiliki kisah unik di balik penemuan sumur kuno di desa ini. Sayangnya tidak ada bukti otentik berupa prasasti atau pahatan di dinding batu di dekat ditemukannya sumur kuno berukuran besar itu. Sehingga bisa dijadikan bahan belajar untuk generasi sekarang. Namun, berdasarkan cerita turun-temurun di kalangan masyarakat Desa Sumur Welut diketahui bahwa dulu pernah ada beberapa pedagang dari Gresik yang melintas di jalan desa ini untuk memasarkan hasil pertanian mereka. Berikut kelanjutan tulisan Haris dan Cahyo dari posmonews.com

Kuda-kuda yang mereka gunakan untuk mengangkut hasil-hasil pertanian itu sangat kelelahan. Dari mulutnya keluar busa. Pikir para pedagang, kuda-kuda mereka itu hampir sekarat. Lalu mereka berinisiatif mencari sumber air untuk minum kuda-kuda mereka yang sedang sekarat itu. Digalilah sumur di pinggir jalan yang mereka lalui.

Aneh bin ajaib setelah meminum air di sumur yang mereka gali itu akhirnya kuda-kuda mereka sehat kembali. Pulih seperti sedia kala hingga akhirnya bisa melanjutkan perjalanan menuju Desa Sepanjang (Surabaya-Sidoarjo) untuk memasarkan hasil pertanian mereka.

Kisah misteri seputar sumur kuno dan desa ini tidak berhenti sampai di situ. Penjual mi ayam plus ceker ini juga mengisahkan bahwa warga Desa Sumur Welut juga sering melihat seekor buaya berwarna putih di sungai desa ini. Mereka juga meyakini kalau buaya itu juga salah satu kekuatan gaib yang menunggu desa ini. Pokoknya hingga saat ini desa ini masih diselimuti kabut mistis kekuatan gaib. Setiap periode tertentu dilakukan ritual ruwat desa.

“Seperti pada 17 Agustus 2013 yang baru lalu, desa ini juga meriah dengan perayaan sedekah bumi” papar penjual mie ayam. Kisah mistis juga dialami pengunjung kolam pancing di desa ini. Pernah suatu malam salah satu pemancing mengalami kejadian seperti dilempar batu oleh seseorang yang tidak diketahui saat mereka memancing sampai tengah malam.

Juga pernah ada kejadian aneh, seseorang meninggal mendadak gara-gara mengolok-olok Sumur Welut karena airnya yang keruh kok diminum orang. Benar tidaknya cerita-cerita mistis itu hanya Tuhan yang tahu. Kenyataan memang hingga kini cerita-cerita mistis masih menyelimuti desa yang sudah berusia ratusan tahun ini.

Desa Sumur Welut terbukti sampai sekarang masih mempertahankan suasana alami pedesaan di tengah arus modernisasi yang mulai menggerus desa ini. Di beberapa tempat di kawasan ini mulai dibangun estate-estate berkelas. Perumahan mewah yang diperuntukkan bagi para pendatang berduit. Namun di sisi lain desa yang memiliki beberapa danau kecil ini terlihat unik dengan kisah mistisnya di tengah Metropolitan Surabaya. Desa Sumur Welut termasuk desa kuno dengan kisah mistisnya. Desa ini berpotensi menjadi desa tujuan wisata.

Selain itu, kawasannya yang terlihat jauh dari hingar-bingarnya Kota Surabaya menjadikan desa ini cocok untuk “ritual menyepi”. Tidak mengherankan bila di lokasi Situs Sumur Welut sendiri warga sekitar maupun para pendatang sering mengadakan ritual di lokasi yang juga dinamakan “pepunden pasepen” (pepunden=lokasi yang dianggap keramat, pasepen=penyepian, hening). ***